Pns Yang Males-Malesan Terancam Kena Hukuman Berat Atau Ringan Bahkan Di Pecat

Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Sulawesi Selatan terancam diberikan hukuman disiplin berat atau dipecat. Hal itu dikarenakan kehadiran PNS tersebut tidak memenuhi syarat.

 Sulawesi Selatan terancam diberikan hukuman disiplin berat atau dipecat PNS YANG MALES-MALESAN TERANCAM KENA SANKSI BERAT ATAU RINGAN BAHKAN DI PECAT

PNS YANG MALES-MALESAN TERANCAM KENA SANKSI BERAT ATAU RINGAN BAHKAN DI PECAT

Umumnya kehadiran PNS itu malas atau di bawah batas standar kehadiran yang diatur Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53. Berdasarkan hukum itu PNS terancam mendapat hukuman dari hukuman ringan hingga berat. Sanksi ini diberlakukan menyusul adanya hasil penilaian dari sistem finger print atau ketidakhadiran menurut checklock sidik jari semenjak bulan Januari hingga Oktober 2014.

Rakyat Sulsel (Grup JPNN.com), Sabtu (20/12) melaporkan Bupati Maros HM Hatta Rahman turun eksklusif ke beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengecek eksklusif hasil finger print yang dikelola oleh Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Maros. Hasilnya, ratusan pegawai Maros tercatat alpa atau tidak hadir.

Hatta Rahman menyampaikan menurut PP 53 maka hasil akumulasi ketidakhadiran finger print jikalau tidak hadir selama 46 hari akan dikenakan hukuman atas pelanggaran disiplin berat atau diberhentikan dengan tidak hormat. Sedangkan tidak hadir tanpa keterangan selama 25 hari akan dikenakan hukuman disiplin sedang, sedangkan untuk yang tidak hadir 9 hari akan dikenakan hukuman disiplin ringan.

“Ini yaitu hasil akumulasi ketidakhadiran finger print semenjak diberlakukan semenjak awal tahun 2014. Ini bentuk penilaian absensi, nantinya akan kita lihat lagi apakah memang PNS ini yang alpa alasannya tidak hadir, lupa checklock atau lainnya. Makanya kita eksklusif penilaian ke SKPD dan pegawai boleh melaksanakan verifikasi atas hasil ketidakhadiran ini jikalau memang merasa hasil ini tidak benar,” papar Hatta. (rakyatsulsel/jpnn)

sumber : jpnn.com

Gaji Ke 13 Dan Honor Pokok Pns

Setelah bapak dan ibu di bikin report dengan pengisian raport kurikulum 2013 , gampang – mudahan kabar ini menghilangkan rasa lelah bapa dan Ibu di tahun 2014, alasannya yaitu dalam hitungan hari bapa dan ibu akan memasuki tahun gres 2015 dan fatwa gres semester II ( Dua ) juga Aturan – hukum gres yang diterapkan pemerintah .Pasca kenaikan harga BBM semua materi pokok sehari-hari naik secara drastis, bahkan kini pun Buruh lebih mulia daripada Guru ( Dalam Hal Gaji ), Seperti info kali ini memperjelaskan bahwa kenaikan honor PNS pada tahun 2015 tinggal menunggu PP gres dari pemerintahan gres juga, mari kita simak beritanya ada apa aja di tahun 2015 untuk Para PNS :

Setelah bapak dan ibu di bikin report dengan pengisian raport kurikulum  GAJI KE 13 DAN GAJI POKOK PNS

GAJI KE 13 DAN GAJI POKOK PNS
Gaji PNS naik 6 % dan uang makan juga naik di tahun 2015 ini , dan rencana ini sudah masuk dalam RAPBN ( RencanaAnggaran Pendapatan Belanja Negara ) 2014-2015, Besaran kenaikan honor PNS ini yaitu berjumlah 6 % dari honor Pokok yang di terima oleh PNS setiap bulan.

Peraturan Pemerintah ( PP ) ihwal kenaikan honor PNS 6% terkait dengan peraturan honor pegawai negeri sipil memang belum di keluarkan secara resmi, Karena memang jikalau resmi dikeluarkan kepastian naiknya honor para {NS akan segera diturnkan dan di umumkan secara luas pada masyarkat umum.

Daftra tabel honor PNS dan juga besaran kenaikan honor PNS sebesar 6% di tahun 2015 dan juga Peraturan Pemerintah ( PP ) ihwal kenaikan honor PNS di tahun 2015 ini merupakan informasi yang banyak d tunggu kepastiannya oleh para PNS Aktif yang akan mulai mendapatkan honor yang naik per 1 Janurai 2015.

Gaji Uang Makan PNS
Dalam RAPBN 2015 Pemerintah kembali menaikan uang makan PNS sebesar 6%, Adapun alasan kembali menaikan uang makan dan honor pokok para PNS tersebut semoga pada tahun 2015 kinerja PNS akan lebih baik dan lebih efektif

Komponen Gaji PNS pada Tahun 2015 nantinya akan di nilai menurut pada hal-hal berikut :

  • Gaji Pokok PNS 
  • Tunjangan Kemahalan PNS 
  • Tunjangan Kinerja PNS 

Gaji ke 13

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( KemenPAN-RB ) menegaskan sampai ketika ini belum ada perubahan mengenai honor ke 13 artinya PNS akan tetap mendapatkan honor ke -13 diari pemerintahan joko widodo yang biasanya disalurkan setiap menjelang tahun fatwa baru.

” Apapun yang terjadi .Bapa dan Ibu PNS harus tetap semangat mengabdiikan diri pada pemerintah jangan lupa untuk hidup sederhana menyerupai surat perintah yang telah beredar “

Gaji Ke 13 Dan Honor Pokok Pns

Setelah bapak dan ibu di bikin report dengan pengisian raport kurikulum 2013 , gampang – mudahan kabar ini menghilangkan rasa lelah bapa dan Ibu di tahun 2014, alasannya yaitu dalam hitungan hari bapa dan ibu akan memasuki tahun gres 2015 dan fatwa gres semester II ( Dua ) juga Aturan – hukum gres yang diterapkan pemerintah .Pasca kenaikan harga BBM semua materi pokok sehari-hari naik secara drastis, bahkan kini pun Buruh lebih mulia daripada Guru ( Dalam Hal Gaji ), Seperti info kali ini memperjelaskan bahwa kenaikan honor PNS pada tahun 2015 tinggal menunggu PP gres dari pemerintahan gres juga, mari kita simak beritanya ada apa aja di tahun 2015 untuk Para PNS :

Setelah bapak dan ibu di bikin report dengan pengisian raport kurikulum  GAJI KE 13 DAN GAJI POKOK PNS

GAJI KE 13 DAN GAJI POKOK PNS
Gaji PNS naik 6 % dan uang makan juga naik di tahun 2015 ini , dan rencana ini sudah masuk dalam RAPBN ( RencanaAnggaran Pendapatan Belanja Negara ) 2014-2015, Besaran kenaikan honor PNS ini yaitu berjumlah 6 % dari honor Pokok yang di terima oleh PNS setiap bulan.

Peraturan Pemerintah ( PP ) ihwal kenaikan honor PNS 6% terkait dengan peraturan honor pegawai negeri sipil memang belum di keluarkan secara resmi, Karena memang jikalau resmi dikeluarkan kepastian naiknya honor para {NS akan segera diturnkan dan di umumkan secara luas pada masyarkat umum.

Daftra tabel honor PNS dan juga besaran kenaikan honor PNS sebesar 6% di tahun 2015 dan juga Peraturan Pemerintah ( PP ) ihwal kenaikan honor PNS di tahun 2015 ini merupakan informasi yang banyak d tunggu kepastiannya oleh para PNS Aktif yang akan mulai mendapatkan honor yang naik per 1 Janurai 2015.

Gaji Uang Makan PNS
Dalam RAPBN 2015 Pemerintah kembali menaikan uang makan PNS sebesar 6%, Adapun alasan kembali menaikan uang makan dan honor pokok para PNS tersebut semoga pada tahun 2015 kinerja PNS akan lebih baik dan lebih efektif

Komponen Gaji PNS pada Tahun 2015 nantinya akan di nilai menurut pada hal-hal berikut :

  • Gaji Pokok PNS 
  • Tunjangan Kemahalan PNS 
  • Tunjangan Kinerja PNS 

Gaji ke 13

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( KemenPAN-RB ) menegaskan sampai ketika ini belum ada perubahan mengenai honor ke 13 artinya PNS akan tetap mendapatkan honor ke -13 diari pemerintahan joko widodo yang biasanya disalurkan setiap menjelang tahun fatwa baru.

” Apapun yang terjadi .Bapa dan Ibu PNS harus tetap semangat mengabdiikan diri pada pemerintah jangan lupa untuk hidup sederhana menyerupai surat perintah yang telah beredar “

Gaji Ke 13 Dan Honor Pokok Pns

Setelah bapak dan ibu di bikin report dengan pengisian raport kurikulum 2013 , gampang – mudahan kabar ini menghilangkan rasa lelah bapa dan Ibu di tahun 2014, alasannya yaitu dalam hitungan hari bapa dan ibu akan memasuki tahun gres 2015 dan fatwa gres semester II ( Dua ) juga Aturan – hukum gres yang diterapkan pemerintah .Pasca kenaikan harga BBM semua materi pokok sehari-hari naik secara drastis, bahkan kini pun Buruh lebih mulia daripada Guru ( Dalam Hal Gaji ), Seperti info kali ini memperjelaskan bahwa kenaikan honor PNS pada tahun 2015 tinggal menunggu PP gres dari pemerintahan gres juga, mari kita simak beritanya ada apa aja di tahun 2015 untuk Para PNS :

Setelah bapak dan ibu di bikin report dengan pengisian raport kurikulum  GAJI KE 13 DAN GAJI POKOK PNS

GAJI KE 13 DAN GAJI POKOK PNS
Gaji PNS naik 6 % dan uang makan juga naik di tahun 2015 ini , dan rencana ini sudah masuk dalam RAPBN ( RencanaAnggaran Pendapatan Belanja Negara ) 2014-2015, Besaran kenaikan honor PNS ini yaitu berjumlah 6 % dari honor Pokok yang di terima oleh PNS setiap bulan.

Peraturan Pemerintah ( PP ) ihwal kenaikan honor PNS 6% terkait dengan peraturan honor pegawai negeri sipil memang belum di keluarkan secara resmi, Karena memang jikalau resmi dikeluarkan kepastian naiknya honor para {NS akan segera diturnkan dan di umumkan secara luas pada masyarkat umum.

Daftra tabel honor PNS dan juga besaran kenaikan honor PNS sebesar 6% di tahun 2015 dan juga Peraturan Pemerintah ( PP ) ihwal kenaikan honor PNS di tahun 2015 ini merupakan informasi yang banyak d tunggu kepastiannya oleh para PNS Aktif yang akan mulai mendapatkan honor yang naik per 1 Janurai 2015.

Gaji Uang Makan PNS
Dalam RAPBN 2015 Pemerintah kembali menaikan uang makan PNS sebesar 6%, Adapun alasan kembali menaikan uang makan dan honor pokok para PNS tersebut semoga pada tahun 2015 kinerja PNS akan lebih baik dan lebih efektif

Komponen Gaji PNS pada Tahun 2015 nantinya akan di nilai menurut pada hal-hal berikut :

  • Gaji Pokok PNS 
  • Tunjangan Kemahalan PNS 
  • Tunjangan Kinerja PNS 

Gaji ke 13

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( KemenPAN-RB ) menegaskan sampai ketika ini belum ada perubahan mengenai honor ke 13 artinya PNS akan tetap mendapatkan honor ke -13 diari pemerintahan joko widodo yang biasanya disalurkan setiap menjelang tahun fatwa baru.

” Apapun yang terjadi .Bapa dan Ibu PNS harus tetap semangat mengabdiikan diri pada pemerintah jangan lupa untuk hidup sederhana menyerupai surat perintah yang telah beredar “

Jumlah Jam Mengajar ( Jjm ) Linier Atau Diakui Satuan Pendidikan Dengan Rasio Penerima Didik Terhadap Guru 20 : 1

Untuk sementara ini, setidaknya ketika goresan pena ini dibuat, syarat wajib supaya pemberian profesi tetap diperoleh yakni mempunyai JJM 24 jam perminggu dan linier. Mengenai rasio perbandingan jumlah peserta asuh (PD) terhadap gurunya sepertinya masih ditoleransi, setidaknya sampai Desember 2015 (Seuai Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru PNSD Melalui Transfer Daerah).

 syarat wajib supaya pemberian profesi tetap diperoleh yakni mempunyai JJM  JUMLAH JAM MENGAJAR ( JJM ) LINIER ATAU DIAKUI SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RASIO PESERTA DIDIK TERHADAP GURU 20 : 1

JUMLAH JAM MENGAJAR ( JJM ) LINIER ATAU DIAKUI SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RASIO PESERTA DIDIK TERHADAP GURU 20 : 1

Sebenarnya ketentuan rasio PD : Guru ini sudah terlihat di laman lapor pemberian dikdas (LTD) di bab rombel. Di sana akan tertera keterangan “jumlah siswa kurang mencukupi”, kalau perhitungan rasio PD : Guru lebih kecil dari ketentuan sebagaimana pasal 17 Peraturan Pemerintah nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru.

Berikut Rasio berdasarkan ketentuan pasal tersebut :

Kedepannya tentu syarat di atas perlu menjadi perhatian baik oleh pengelola satuan pendidikan maupun para guru akseptor pemberian profesi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pola berikut, di suatu satuan pendidikan (SMP) terdaftar jumlah peserta asuh 400 orang, dengan jumlah guru 20 orang, berapakah rasio perbandingan jumlah peserta asuh terhadap jumlah gurunya?, rasionya persis 20 : 1, diperoleh dengan cara masing-masing dibagi 20, baik jumlah peserta asuh maupun jumlah guru. Rasio perbandingan menyerupai termuat pada pasal 17 di atas tentu saja rasio minimal.

Sekarang tentu rekan-rekan akseptor pemberian profesi sudah mengetahui rasio perbandingan peserta asuh terhadap guru di tempat bertugas ketika ini. Bagi yang bertugas di satuan pendidikan dengan rasio sesuai ketentuan pasal 17 tersebut tentu boleh bernafas lega. Tapi bagaimana dengan rekan-rekan yang perhitungan rasionya lebih kecil? Jika ketentuan pasal 17 ini kemudian diberlakukan, tentu akan sangat banyak yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pemberian profesi.

Bagi penulis, dan mungkin juga yang lainnya, Kemdikbud perlu mempertimbang secara mendalam sebelum memberlakukan ketentuan tersebut. Karena untuk memenuhi beban kerja 24 jam tatap muka saja menjadi duduk kasus yang sangat berat. Mengapa?, alasannya ialah pada umumnya jumlah rombel pada satuan pendidikan di daerah-daerah sangat terbatas, tidak jarang untuk setiap tingkatan kelas hanya terdiri dari 1 kelas (karena keterbatasan jumlah peserta didik). Selain itu jarak antara sekolah yang satu dengan yang lainnya khusus untuk jejang yang sama umumnya relatif berjauhan, belum lagi kondisi jalan masuk jalan yang memprihatinkan. Meskipun masih boleh memenuhi JJM pada jenjang yang berbeda, akan tetapi alasannya ialah ketentuan harus linier sehingga tidak banyak mapel yang sanggup bebas mengampu mapel dilain jenjang.

Sekian Informasi perihal JJM yang linier semoga bermanfaat, salam satu bangsa, bahasa dan satu data,

” apa salahnya kita mengembangkan , alasannya ialah dengan mengembangkan menjadi indah “

Jumlah Jam Mengajar ( Jjm ) Linier Atau Diakui Satuan Pendidikan Dengan Rasio Penerima Didik Terhadap Guru 20 : 1

Untuk sementara ini, setidaknya ketika goresan pena ini dibuat, syarat wajib supaya pemberian profesi tetap diperoleh yakni mempunyai JJM 24 jam perminggu dan linier. Mengenai rasio perbandingan jumlah peserta asuh (PD) terhadap gurunya sepertinya masih ditoleransi, setidaknya sampai Desember 2015 (Seuai Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru PNSD Melalui Transfer Daerah).

 syarat wajib supaya pemberian profesi tetap diperoleh yakni mempunyai JJM  JUMLAH JAM MENGAJAR ( JJM ) LINIER ATAU DIAKUI SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RASIO PESERTA DIDIK TERHADAP GURU 20 : 1

JUMLAH JAM MENGAJAR ( JJM ) LINIER ATAU DIAKUI SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RASIO PESERTA DIDIK TERHADAP GURU 20 : 1

Sebenarnya ketentuan rasio PD : Guru ini sudah terlihat di laman lapor pemberian dikdas (LTD) di bab rombel. Di sana akan tertera keterangan “jumlah siswa kurang mencukupi”, kalau perhitungan rasio PD : Guru lebih kecil dari ketentuan sebagaimana pasal 17 Peraturan Pemerintah nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru.

Berikut Rasio berdasarkan ketentuan pasal tersebut :

Kedepannya tentu syarat di atas perlu menjadi perhatian baik oleh pengelola satuan pendidikan maupun para guru akseptor pemberian profesi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pola berikut, di suatu satuan pendidikan (SMP) terdaftar jumlah peserta asuh 400 orang, dengan jumlah guru 20 orang, berapakah rasio perbandingan jumlah peserta asuh terhadap jumlah gurunya?, rasionya persis 20 : 1, diperoleh dengan cara masing-masing dibagi 20, baik jumlah peserta asuh maupun jumlah guru. Rasio perbandingan menyerupai termuat pada pasal 17 di atas tentu saja rasio minimal.

Sekarang tentu rekan-rekan akseptor pemberian profesi sudah mengetahui rasio perbandingan peserta asuh terhadap guru di tempat bertugas ketika ini. Bagi yang bertugas di satuan pendidikan dengan rasio sesuai ketentuan pasal 17 tersebut tentu boleh bernafas lega. Tapi bagaimana dengan rekan-rekan yang perhitungan rasionya lebih kecil? Jika ketentuan pasal 17 ini kemudian diberlakukan, tentu akan sangat banyak yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pemberian profesi.

Bagi penulis, dan mungkin juga yang lainnya, Kemdikbud perlu mempertimbang secara mendalam sebelum memberlakukan ketentuan tersebut. Karena untuk memenuhi beban kerja 24 jam tatap muka saja menjadi duduk kasus yang sangat berat. Mengapa?, alasannya ialah pada umumnya jumlah rombel pada satuan pendidikan di daerah-daerah sangat terbatas, tidak jarang untuk setiap tingkatan kelas hanya terdiri dari 1 kelas (karena keterbatasan jumlah peserta didik). Selain itu jarak antara sekolah yang satu dengan yang lainnya khusus untuk jejang yang sama umumnya relatif berjauhan, belum lagi kondisi jalan masuk jalan yang memprihatinkan. Meskipun masih boleh memenuhi JJM pada jenjang yang berbeda, akan tetapi alasannya ialah ketentuan harus linier sehingga tidak banyak mapel yang sanggup bebas mengampu mapel dilain jenjang.

Sekian Informasi perihal JJM yang linier semoga bermanfaat, salam satu bangsa, bahasa dan satu data,

” apa salahnya kita mengembangkan , alasannya ialah dengan mengembangkan menjadi indah “

Jumlah Jam Mengajar ( Jjm ) Linier Atau Diakui Satuan Pendidikan Dengan Rasio Penerima Didik Terhadap Guru 20 : 1

Untuk sementara ini, setidaknya ketika goresan pena ini dibuat, syarat wajib supaya pemberian profesi tetap diperoleh yakni mempunyai JJM 24 jam perminggu dan linier. Mengenai rasio perbandingan jumlah peserta asuh (PD) terhadap gurunya sepertinya masih ditoleransi, setidaknya sampai Desember 2015 (Seuai Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru PNSD Melalui Transfer Daerah).

 syarat wajib supaya pemberian profesi tetap diperoleh yakni mempunyai JJM  JUMLAH JAM MENGAJAR ( JJM ) LINIER ATAU DIAKUI SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RASIO PESERTA DIDIK TERHADAP GURU 20 : 1

JUMLAH JAM MENGAJAR ( JJM ) LINIER ATAU DIAKUI SATUAN PENDIDIKAN DENGAN RASIO PESERTA DIDIK TERHADAP GURU 20 : 1

Sebenarnya ketentuan rasio PD : Guru ini sudah terlihat di laman lapor pemberian dikdas (LTD) di bab rombel. Di sana akan tertera keterangan “jumlah siswa kurang mencukupi”, kalau perhitungan rasio PD : Guru lebih kecil dari ketentuan sebagaimana pasal 17 Peraturan Pemerintah nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru.

Berikut Rasio berdasarkan ketentuan pasal tersebut :

Kedepannya tentu syarat di atas perlu menjadi perhatian baik oleh pengelola satuan pendidikan maupun para guru akseptor pemberian profesi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pola berikut, di suatu satuan pendidikan (SMP) terdaftar jumlah peserta asuh 400 orang, dengan jumlah guru 20 orang, berapakah rasio perbandingan jumlah peserta asuh terhadap jumlah gurunya?, rasionya persis 20 : 1, diperoleh dengan cara masing-masing dibagi 20, baik jumlah peserta asuh maupun jumlah guru. Rasio perbandingan menyerupai termuat pada pasal 17 di atas tentu saja rasio minimal.

Sekarang tentu rekan-rekan akseptor pemberian profesi sudah mengetahui rasio perbandingan peserta asuh terhadap guru di tempat bertugas ketika ini. Bagi yang bertugas di satuan pendidikan dengan rasio sesuai ketentuan pasal 17 tersebut tentu boleh bernafas lega. Tapi bagaimana dengan rekan-rekan yang perhitungan rasionya lebih kecil? Jika ketentuan pasal 17 ini kemudian diberlakukan, tentu akan sangat banyak yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pemberian profesi.

Bagi penulis, dan mungkin juga yang lainnya, Kemdikbud perlu mempertimbang secara mendalam sebelum memberlakukan ketentuan tersebut. Karena untuk memenuhi beban kerja 24 jam tatap muka saja menjadi duduk kasus yang sangat berat. Mengapa?, alasannya ialah pada umumnya jumlah rombel pada satuan pendidikan di daerah-daerah sangat terbatas, tidak jarang untuk setiap tingkatan kelas hanya terdiri dari 1 kelas (karena keterbatasan jumlah peserta didik). Selain itu jarak antara sekolah yang satu dengan yang lainnya khusus untuk jejang yang sama umumnya relatif berjauhan, belum lagi kondisi jalan masuk jalan yang memprihatinkan. Meskipun masih boleh memenuhi JJM pada jenjang yang berbeda, akan tetapi alasannya ialah ketentuan harus linier sehingga tidak banyak mapel yang sanggup bebas mengampu mapel dilain jenjang.

Sekian Informasi perihal JJM yang linier semoga bermanfaat, salam satu bangsa, bahasa dan satu data,

” apa salahnya kita mengembangkan , alasannya ialah dengan mengembangkan menjadi indah “

Subhanallah , Sampai Simpulan Hayatnya, Seorang Ibu Dan Anak Korban Longsor Banjarnegara Masih Bersama-Sama.

SUBHANALLAH, Hingga final hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama. Kedua mayit ini ditemukan tim adonan dikala mencari korban yang tertimbun tanah.

Para petugas takjub dengan korban yang setia pada anaknya sampai kematian mencabut nyawa keduanya. Pada hari ketujuh evakuasi, keduanya ditemukan sehabis proses yang cukup panjang.

Pencarian korban yang belum ditemukan ini masih terus dilakukan. Bukan hanya mayit ibu yang berpelukan dengan anaknya, banyak cerita misteri dikala peristiwa longsor yang terjadi di Banjarnegara itu.

Seperti rumah salah satu warga yang utuh ketika undukan tanah itu longsor ke halaman warga setempat.

Selain itu juga, munculnya ribuan lele di pemikiran sungai yang membelah Dusun Jemblung. Pengakuan saksi mata, siang menjelang sore pada Jumat musibah itu, ada warga yang berhasil menjaring ikan lele dalam jumlah banyak di pemikiran sungai yang mengairi sawah warga.

 seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama SUBHANALLAH , Hingga final hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama.

Warga memperkirakan, kemunculan lele tersebut besar kemungkinan larian dari dalam tanah. Sebab, nun jauh di atas Dusun Jemblung, yaitu di atas bukit yang sekarang menjadi sorotan Tim Kaji Gerak Cepat Gerakan Tanah, ada kolam berdiamater 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kolam ini ternyata sudah usang ada. Warga menamakannya dengan Telaga Lele. [Sumber: Viva.co.id]

” SELAMAT HARI IBU ” 

“jangan pernah menyakiti ibu , alasannya ibu tak pernah mengeluh pada anaknya seberat apapun beban yang ia pikul tapi , Ibu tetap tersenyum , ibarat kejadian longsor di banjar negara itu merupakan teladan bagi kita , betapa besarnya bakti dan sayang nya ibu pada kita”

Subhanallah , Sampai Simpulan Hayatnya, Seorang Ibu Dan Anak Korban Longsor Banjarnegara Masih Bersama-Sama.

SUBHANALLAH, Hingga final hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama. Kedua mayit ini ditemukan tim adonan dikala mencari korban yang tertimbun tanah.

Para petugas takjub dengan korban yang setia pada anaknya sampai kematian mencabut nyawa keduanya. Pada hari ketujuh evakuasi, keduanya ditemukan sehabis proses yang cukup panjang.

Pencarian korban yang belum ditemukan ini masih terus dilakukan. Bukan hanya mayit ibu yang berpelukan dengan anaknya, banyak cerita misteri dikala peristiwa longsor yang terjadi di Banjarnegara itu.

Seperti rumah salah satu warga yang utuh ketika undukan tanah itu longsor ke halaman warga setempat.

Selain itu juga, munculnya ribuan lele di pemikiran sungai yang membelah Dusun Jemblung. Pengakuan saksi mata, siang menjelang sore pada Jumat musibah itu, ada warga yang berhasil menjaring ikan lele dalam jumlah banyak di pemikiran sungai yang mengairi sawah warga.

 seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama SUBHANALLAH , Hingga final hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama.

Warga memperkirakan, kemunculan lele tersebut besar kemungkinan larian dari dalam tanah. Sebab, nun jauh di atas Dusun Jemblung, yaitu di atas bukit yang sekarang menjadi sorotan Tim Kaji Gerak Cepat Gerakan Tanah, ada kolam berdiamater 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kolam ini ternyata sudah usang ada. Warga menamakannya dengan Telaga Lele. [Sumber: Viva.co.id]

” SELAMAT HARI IBU ” 

“jangan pernah menyakiti ibu , alasannya ibu tak pernah mengeluh pada anaknya seberat apapun beban yang ia pikul tapi , Ibu tetap tersenyum , ibarat kejadian longsor di banjar negara itu merupakan teladan bagi kita , betapa besarnya bakti dan sayang nya ibu pada kita”

Subhanallah , Sampai Simpulan Hayatnya, Seorang Ibu Dan Anak Korban Longsor Banjarnegara Masih Bersama-Sama.

SUBHANALLAH, Hingga final hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama. Kedua mayit ini ditemukan tim adonan dikala mencari korban yang tertimbun tanah.

Para petugas takjub dengan korban yang setia pada anaknya sampai kematian mencabut nyawa keduanya. Pada hari ketujuh evakuasi, keduanya ditemukan sehabis proses yang cukup panjang.

Pencarian korban yang belum ditemukan ini masih terus dilakukan. Bukan hanya mayit ibu yang berpelukan dengan anaknya, banyak cerita misteri dikala peristiwa longsor yang terjadi di Banjarnegara itu.

Seperti rumah salah satu warga yang utuh ketika undukan tanah itu longsor ke halaman warga setempat.

Selain itu juga, munculnya ribuan lele di pemikiran sungai yang membelah Dusun Jemblung. Pengakuan saksi mata, siang menjelang sore pada Jumat musibah itu, ada warga yang berhasil menjaring ikan lele dalam jumlah banyak di pemikiran sungai yang mengairi sawah warga.

 seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama SUBHANALLAH , Hingga final hayatnya, seorang ibu dan anak korban longsor Banjarnegara masih bersama-sama.

Warga memperkirakan, kemunculan lele tersebut besar kemungkinan larian dari dalam tanah. Sebab, nun jauh di atas Dusun Jemblung, yaitu di atas bukit yang sekarang menjadi sorotan Tim Kaji Gerak Cepat Gerakan Tanah, ada kolam berdiamater 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kolam ini ternyata sudah usang ada. Warga menamakannya dengan Telaga Lele. [Sumber: Viva.co.id]

” SELAMAT HARI IBU ” 

“jangan pernah menyakiti ibu , alasannya ibu tak pernah mengeluh pada anaknya seberat apapun beban yang ia pikul tapi , Ibu tetap tersenyum , ibarat kejadian longsor di banjar negara itu merupakan teladan bagi kita , betapa besarnya bakti dan sayang nya ibu pada kita”